
Mengontrol kolesterol bukan artinya tidak bisa makan enak, tetapi mengurangi atau menghindari makanan berlemak.
Di dalam makanan terdapat 3 macam lemak yakni:
Idealnya, konsumsi makanan kita mengandung lemak dibawah 30 %,
karbohidrat 50-60% dan protein 20%. Usahakan jangan mengkonsumsi
makanan berkolesterol sampai lebih dari 300 mg setiap hari.
Beberapa contoh tips untuk melakukan program diet dengan baik:
Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung karena jantung akan mendapatkan tekanan yang cukup besar
yang dapat merusak pembuluh darah (jantung).
Salah satu cara yang efektif adalah dengan menurunkan berat badan melalui diet yang terprogram dengan baik untuk hasil yang maksimal.
Gunakan program-program diet di bawah ini untuk membantu Anda menjalani diet yang benar:
Tatalaksana Diet Pada Diabetes
Mellitus, Kelainan Lemak Darah
dan Hipertensi
Dr. Cindiawaty Pudjiadi MARS, MS, SpGK
Penyakit Vaskular akibat aterosklerosis dengan
manifestasi klinik berupa penyakit jantung
koroner dan stroke merupakan penyebab
kematian nomor satu di Indonesia.
Selengkapnya

Panduan Diet Sehat dari Asosiasi
Jantung Amerika (American
Heart Association)
Asosiasi Jantung Amerika (American Heart
Association / AHA) menerbitkan beberapa
panduan nutrisi dan gaya hidup untuk
kesehatan jantung secara umum. Panduan
ini serupa dengan petunjuk diet untuk
terapi perubahan gaya hidup dari U.S.
National Cholesterol Education Panel (NCEP).
Selengkapnya
Panduan Diet AHA
Revisi 2000: Pernyataan dari seorang Tenaga
Medis Profesional dari Komite Nutrisi AHA.
Dokumen ini memberikan panduan untuk
mengurangi risiko penyakit kardiovaskular
melalui pengaturan diet / nutrisi dan pola
hidup lainnya. Semenjak panduan ini
dipublikasikan oleh AHA dulu, telah dilakukan
modifikasi secara menyeluruh terhadap
pendekatan yang digunakan untuk
menekankan hubungan antara panduan
tersebut dengan tujuan spesifik yang
dianggap AHA sebagai hal terpenting untuk
menurunkan risiko penyakit jantung dan
stroke.